Home / Berita Umum / Gadis di Jepara Jadi Korban Pencabulan Pria yang Ngaku Sebagai Fotografer Model

Gadis di Jepara Jadi Korban Pencabulan Pria yang Ngaku Sebagai Fotografer Model

Gadis di Jepara Jadi Korban Pencabulan Pria yang Ngaku Sebagai Fotografer Model – Seseorang gadis berumur 16 tahun di Kabupaten Jepara jadi korban pencabulan seseorang pria yang mengakui menjadi photografer mode. Walau sebenarnya aktor sebetulnya cuma seseorang tukang kayu dalam suatu furniture.

Dapatkan Bonus Yang Melimpah Dengan Bergabung Bersama Kami, Silahkan Hubungi CS Kami Melalui Kontak Yang Tersedia Atau Silahkan Langsung Klik Disini Untuk Klaim Bonus Anda

Aktor mengiming-imingi korban akan jadikan mode dengan prasyarat masih tetap perawan. Sebab rayu bujuk itu korban TS mesti melayani nafsu bejat AS (19) masyarakat Desa Kedungleper, Kecamatan Bangsri, Jepara. Hal tersebut dikerjakan untuk menunjukkan keperawanannya. Tindakan itu bahkan juga direkam oleh aktor untuk meneror korban agar ingin melayani nafsunya kembali.

Akan tetapi, korban tidak kunjung jadi mode seperti yang dijanjikan aktor. Sesudah diadukan ke polisi, aktor AS mesti dicheck serta ditahan di Mapolres Jepara untuk bertanggung jawab tindakannya.

Info Bonus : 5% Bonus Setiap Deposit Seterusnya, 5 % Bonus Cashback, Bonus Rollingan 0,7%, Bonus Ajak Teman 5% Dan Deposit Hanya 50 Ribu

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

Kapolres Jepara, AKBP Bijaksana Budiman menjelaskan aktor janji akan melambungkan korban menjadi mode. Dengan prasyarat mesti masih tetap perawan.

“Untuk menunjukkan perawan ataukah tidak, korban mesti lakukan persetubuhan dengan aktor,” tutur Bijaksana pada wartawan di Mapolres Jepara, Rabu (27/3/2019)

Bukan sekedar itu, aktor pula merekam adegan itu memakai handphone kepunyaannya.

“Rekaman itu jadikan aktor untuk meneror agar korban ingin lakukan persetubuhan kembali,” tuturnya.

Sekarang, AS telah diputuskan menjadi terduga dab dijaring masalah 81 jo masalah 76D serta atau masalah 82 jo masalah 76E UU RI No 35 tahun 2014 mengenai pergantian atas UU RI No 23 tahun 2002 mengenai perlindungan anak.

“Masalah ini masih tetap kami bangun adakah keterkaitan aktor lainnya ataukah tidak,” tuturnya.

Sesaat, AS mengakui kenal korban dari nomer Whatsapp. Seringkali berjumpa, aktor janji akan jadikan korban menjadi mode.

“Saya kenal melalui WA. Saya bohongi akan buat jadi mode dengan prasyarat masih tetap perawan. Pada akhirnya saya meminta untuk memberikan bukti. Waktu itu saya setubuhi di dalam rumah,” tuturnya.

AS mengakui berinisiatif membohongi korban sebab perasaan cinta dengan korban.

“Saya senang sama ia. Pada akhirnya bagaimana triknya saya dapat begituan,” tandas pria yang kerja menjadi tukang furniture kayu itu.

About penulis