Before Header

Kehadiran Kereta Hidrogen Pertama Asia Di Indonesia

Kehadiran Kereta Hidrogen Pertama Asia Di Indonesia – Indonesia sedang menjajaki kesepakatan eksperimen pemakaian kereta hidrogen yang pertama di Asia. Satu diantara keunggulannya ialah, walau termasuk kereta baru, pemerintah disebutkan tak perlu membuat jalan spesial untuk kereta type ini.

Dapatkan Bonus Yang Melimpah Dengan Bergabung Bersama Kami, Silahkan Hubungi CS Kami Melalui Kontak Yang Tersedia Atau Silahkan Langsung Klik Disini Untuk Klaim Bonus Anda

VP Public Relations PT Kereta Api Indonesia (KAI) Edy Kuswoyo menerangkan nanti pemerintah tidak butuh membuat infrastruktur rel baru. Masalahnya kereta ini dapat dipakai dengan rel yang biasa dipakai.

“Tak perlu bangun Infrastruktur baru. Dapat pakai eksisting trek,” jelas Edy melalui pesan singkat pada detikFinance, Selasa (9/7/2019).

Info Bonus : 5% Bonus Setiap Deposit Seterusnya, 5 % Bonus Cashback, Bonus Rollingan 0,7%, Bonus Ajak Teman 5% Dan Deposit Hanya 50 Ribu

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

Bicara tentang rel sendiri, pemerintah membidik beberapa ribu km. pembangunan rel baik yang baru, jalan KA perkotaan, KA Lapangan terbang, KA Pelabuhan, menambahkan double trek, sampai reaktivasi.

Mencuplik data dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, pemerintah sepanjang tahun 2015-2019 sudah membidik pembangunan rel nasional selama 1.349 km, serta sampai saat ini paling tidak telah ada 989 km yang telah terjaga sepanjang lima tahun.

Dalam gagasan besar itu, pemerintah membidik beberapa pengerjaan jalan baru di sejumlah pulau, seperti Sumatera, Sulawesi, serta Papua. Jalan baru di Sumatera salah satunya
Sigli-Bireun-Lhokseumawe selama 13 km,
Besitang-Langsa selama 35 km,
Kreung Mane-Kuta Blang 10,60 km, serta
Rantau Prapat-Kota Pinang selama 33 km.

Lalu, pengerjaan rel baru di Sulawesi selama 29,45 km yang sambungkan Makassar sampai ke Parepare. Paling akhir, rel baru di Papua akan dibuat jalan kereta api PT Freeport selama 26 km.

You might also like