Before Header

Tekanan untuk Bisa Jadi Bintang Utama MU Dinilai Jadi Masalah Bagi Pogba

Tekanan untuk Bisa Jadi Bintang Utama MU Dinilai Jadi Masalah Bagi Pogba – Paul Pogba ialah gelandang serbabisa yang semestinya dapat dioptimalkan Manchester United. Tetapi, hal tersebut dipandang jadi bumerang.

Dapatkan Bonus Yang Melimpah Dengan Bergabung Bersama Kami, Silahkan Hubungi CS Kami Melalui Kontak Yang Tersedia Atau Silahkan Langsung Klik Disini Untuk Klaim Bonus Anda

Semenjak masuk dengan Manchester United 2016 yang lalu, Pogba dimainkan di sejumlah tempat berlainan di bidang tengah oleh Jose Mourinho.

Dia seringkali jadi gelandang box to box. Walaupun kadang-kadang sempat juga jadikan jangkar ataupun gelandang serang. Desakan untuk dapat jadi bintang penting team juga dipandang jadi permasalahan buat Pogba yang membuat sering dikritik.

Info Bonus : 5% Bonus Setiap Deposit Seterusnya, 5 % Bonus Cashback, Bonus Rollingan 0,7%, Bonus Ajak Teman 5% Dan Deposit Hanya 50 Ribu

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

Ini terkait dengan perform Pogba diatas lapangan walau dengan statistik ia tidak jelek-jelek sangat. Pogba sudah bermain 116 kali dengan 20 gol serta 24 assists yang dibikin.

Bekas penyerang MU yang rekan senegara Pogba, Louis Saha, miliki opini sendiri berkaitan permasalahan itu. Menurut Saha, Pogba belum pernah tampil optimal sebab tidak miliki tempat permanen.

“Masalah dengan beberapa kata ‘bos’ ialah seseorang bos mesti berkelanjutan. Anda mesti di terima dengan baik oleh group. Itu masukan yang hadir padanya. Kita mesti memahaminya sebab pada beberapa minggu ia tampil mengagumkan. Itu yang kita harap dari pemain berbakat kelihatannya,” tutur Saha.

“Saya fikir permasalahan yang lain ialah pemain ini miliki potensi serbabisa, hingga susah mempertahankannya pada satu tempat khusus. Entahlah itu box to box yang miliki pekerjaan bertahan, atau menyerang sebab ia ikut dapat cetak gol serta membuat ketidaksamaan,” sambungnya.

“Saya fikir potensi itu justru menyulitkannya menjadi pemain. Ia dapat mengerjakannya sebab menunjukkan itu bersama dengan Didier Deschamps. Ia dapat dapat dengan team atau pelatih manakah saja. Ini bukan permasalahan sikap, tetapi mesti lewat analisis.”

“Ia mesti berkata pada dianya: ‘oke, pada pertandingan ini saya mesti miliki pekerjaan yang pasti’. Serta saya pikir itu tidak gampang untuk dia,” demikian ia.

You might also like