Home / Kesehatan / Pemkot Kota Solo Menambah Rumah Untuk Karantina Korban Corona

Pemkot Kota Solo Menambah Rumah Untuk Karantina Korban Corona

Pemkot Kota Solo Menambah Rumah Untuk Karantina Korban Corona – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mengembangkan karantina di satu buah kompleks perumahan, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, dari 3 jadi 17 rumah terikat peredaran virus corona (Covid-19). manifestasi karantina tersebut melibatkan personel TNI, Polri, serta pasukan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP).

Dapatkan Bonus Yang Melimpah Dengan Bergabung Bersama Kami, Silahkan Hubungi CS Kami Melalui Kontak Yang Tersedia Atau Silahkan Langsung Klik Disini Untuk Klaim Bonus Anda

Pemimpin himpunan pekerjaan akselerasi penanganan Covid-19 Kota Solo, Ahyani menginformasikan pertambahan dan juga pengetatan harus ikhlas dilakukan karena seorang penduduk dengan status Orang pada pemantauan (ODP) tak patuh melaksanakan karantina mandiri.

Ia menodong menolong perencanaan resepsi perkawinan tetangganya selama dalam masa karantina tersebut. seusai dikerjakan kontrol dimestikan warga itu positif terkena Covid-19.
Daftar Judi Bola
Jadi kami pastikan supaya orang satu lingkungan itu enggak kemana-mana, tutur Ahyani, Jumat (20/3).

Info Bonus : 5% Bonus Setiap Deposit Seterusnya, 5 % Bonus Cashback, Bonus Rollingan 0,7%, Bonus Ajak Teman 5% Dan Deposit Hanya 50 Ribu

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

Laki-laki yang juga juru tulis kawasan (Sekda) Kota Solo itu menyatakan selama masa karantina, sampah yang berasal dari 17 rumah itu akan dibakar di lokasi. biasanya, sampah warga Solo digabungkan di kawasan pengucilan Akhir (TPA) putri Cempo, Kelurahan Mojosongo.

Sebenarnya ini (membakar sampah) melanggar ketentuan. namun ini situasi khusus. fungsionaris yang mengurus sampah dari sana pun sudah kami suruhan agar pakai pengaman, ucapnya.

Ahyani memaknakan pengetatan karantina ini cukup dikerjakan di area masyarakat yang positif virus corona, di Mojosongo. Sementara kawasan rumah pesakit positif corona yang tutup usia 11 Maret lalu, di Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, gak dikerjakan karantina.

Jika yang di Semanggi warganya santun. pantauan cukup mengandalkan masyarakat kira-kira aja, ujarnya.

Menurut salah satu warga yang tinggal di sekitar kawasan karantina, David Mardi Triyono, belasan petugas Satpol PP melaksanakan penyemprotan disinfektan di kompleks perumahan tersebut sekeliling pukul 15. 00 WIB, kemarin. Penyemprotan dilakukan oleh fungsionaris yang memakai peranti payung Diri (APD).

Kala dikonfirmasi, Kepala bagian kesopanan lumrah serta Ketentraman rakyat (Tibumtranmas) Satpol PP Solo, Agus Siswo Ryanto membenarkan tampaknya penyemprotan di kompleks perumahan itu.

Kami bersama-sama rekan-rekan dari TNI juga jaga di sana 24 jam biar mereka enggak ke mana-mana. perlindungan dari jauh mengenakan pakaian preman supaya tidak melahirkan horor, sabdanya.

Sebelumnya, Lurah Mojosongo Winarto mengeluhkan terlihatnya trah penderita positif Covid-19 yang tidak taat menjalani karantina mandiri. alih-alih berdiam di rumah, beliau malah menunjang perencanaan resepsi perkawinan tetangganya.

Pesakit itu pun tertangkap basah belanja ke pasar dan juga berpanas bersama tetangga tanpa mengenakan masker. belakangan masyarakat ini dilaporkan positif corona.

Saya meminta supaya satu kompleks itu dikarantina sekaligus agar tak keluar-keluar dulu. Satu kompleks itu kan akses pergi masuknya cukup satu. Jadi simpel jika ingin dijaga, kata Winarto.

Hingga kemarin, Jumat (20/3), Pemerintah melansir nominal penderita positif di Indonesia membuat 369 orang. Dari nominal itu, 32 orang wafat dunia dan juga 17 orang dinyatakan membaik.
Cara Daftar Sbobet
Lamun, ada perbedaan informasi yang disampaikan juru omongan Pemerintah khusus penanganan corona Achmad Yurianto dengan statistik Pemerintah daerah DKI Jakarta. statistik Pemerintah inti, total penderita positif di Jakarta sebanyak 215 orang. Sementara informasi milik Pemrov DKI 224 orang positif virus corona.

About admin