Home / Berita Umum / Warga Sukabumi Tak Setuju Atas Pembangunan Kandang Ayam

Warga Sukabumi Tak Setuju Atas Pembangunan Kandang Ayam

Warga Sukabumi Tak Setuju Atas Pembangunan Kandang Ayam – Beberapa masyarakat di Kecamatan Gegerbitung (Gerbi) Sukabumi, Jawa Barat berkeberatan pembangunan project kandang ayam beberapa puluh hektar di Bukit Bongas, Kecamatan Gegerbitung, Sukabumi. Masyarakat menganggap proses pembangunan mengakibatkan kekeringan massal.

Dapatkan Bonus Yang Melimpah Dengan Bergabung Bersama Kami, Silahkan Hubungi CS Kami Melalui Kontak Yang Tersedia Atau Silahkan Langsung Klik Disini Untuk Klaim Bonus Anda

Dikarenakan masyarakat mengira project kandang ayam itu tutup satu diantara sumber hulu cai atau mata air ke Sungai Cimandiri. Masyarakat yg mengatasnamakan Aliansi Warga Gegerbitung (Almagribi) itu memandang pembangunan project ayam itu mengakibatkan kekeringan ke sawah masyarakat serta sukarnya air di perkampungan.

“Sewaktu hujan turun air sungai serta tampungan masyarakat beralih jadi kopi susu, dari lokasi Bukit Bongas telah beberapakali berlangsung longsoran. Serta penting diketahui, lokasi yg saat ini dibuat kandang ayam itu satu diantara hulu cai Sungai Cimandiri, kalau ada faksi menyebutkan itu bukan hulu lihatlah langsung lantaran itu memang lokasi mata air,” kata Aris Setiawan masyarakat Gegerbitung sekalian ketua Almagribi, Rabu (26/6/2019).

Info Bonus : 5% Bonus Setiap Deposit Seterusnya, 5 % Bonus Cashback, Bonus Rollingan 0,7%, Bonus Ajak Teman 5% Dan Deposit Hanya 50 Ribu

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

Aris mengatakan sudah sempat ada banyak kali penampikan dari masyarakat berkenaan pembangunan kandang ayam itu. Tetapi faksi perusahaan konsisten lakukan proses pembangunan di Bukit Bongas yg sekarang ini masih stage perataan tanah.

“Ada beberapa backhoe di atas sana, longsoran-longsoran kecil sempat juga berlangsung. Laporan kekeringan yg saya bisa dari warga Gegerbitung saja ada 7 desa serta 1 desa di Cireunghas serta beberapa desa di Kabupaten Cianjur sebab kita kan berdekatan dengan kabupaten Cianjur yg telah saya yakinkan saja di Kampung Cilawa tanah sawah retak-retak,” katanya.

Tidak Kantongi IMB

Camat Gegerbitung Endang Suherman akui telah 2x menyetop proses pembangunan kandang ayam di Bukit Bongas itu. Penyetopan itu berkenaan proses IMB yg belum diolah oleh perusahaan.

“Kita telah 2x menyudahi pekerjaan mereka sebab belum mengolah IMB, untuk proses IMB kan mesti ada saran dahulu dari lingkungan hidup baru proses ke perizinan,” kata Endang.

Endang memaparkan perusahaan ayam itu berproses mulai sejak 2015 yang lalu. Sudah sempat ada beberapakali persoalan dengan masyarakat tetapi dapat diakhiri, kemudian bersambung terhadap pembebasan area.

Endang menolak pembangunan kandang ayam tutup mata air Cimandiri, sebab area dibeli perusahaan dari tanah tradisi serta hak punya.

“Itu kan tanah warga, tanah tradisi terus dipasarkan ke perusahaan tahun 2015. Tidak benar jika disebutkan mengganggu mata air jika bersisihan memang dia, sekali-kali tidak tutup area lantaran itu tanah warga. Yg problem cuma proses IMB, jika umpamanya mereka mereka ngotot ingin menambahkan pembangunan kita segel dengan PPNS kabupaten,” tegasnya.

About penulis77